Kita sedang ada dalam masa doa dan puasa selama 21 hari. Selain itu juga mulai dari tanggal 29 November 2023 sampai dengan 18 Februari 2024, Rumah Doa El-Bethel mengadakan syafaat bagi Bangsa Indonesia, khususnya untuk mengawal jalannya persiapan Pemilu Indonesia, baik selama persiapan maupun pada hari Pemilu nantinya.
Pada tanggal 29 November 2023, di salah satu sesi doa, ada beberapa pesan yang dilepaskan untuk Bangsa Indonesia, juga merupakan pesan bagi kita semua yang memiliki hati untuk menangis dan berdoa bagi Bangsa Indonesia.
1. Kita sebagai anak-anak Tuhan di Indonesia, dipanggil untuk menaikkan setiap penyembahan dan syafaat kita, siang dan malam kita hendak standing in the gap (berdiri di antara celah -red.) antara Sorga dengan Bangsa Indonesia. Biar setiap penyembahan dan teriakan kita sampai pada tahta Tuhan
2. Ada pesan yang dibaca dari Habakuk 2:1-4.
Habakuk 2:1-4 (TB) Aku mau berdiri di tempat pengintaianku dan berdiri tegak di menara, aku mau meninjau dan menantikan apa yang akan difirmankan-Nya kepadaku, dan apa yang akan dijawab-Nya atas pengaduanku. Lalu TUHAN menjawab aku, demikian: “Tuliskanlah penglihatan itu dan ukirkanlah itu pada loh-loh, supaya orang sambil lalu dapat membacanya.
Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia bersegera menuju kesudahannya dengan tidak menipu; apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh. Sesungguhnya, orang yang membusungkan dada, tidak lurus hatinya, tetapi orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya.
Kita sebagai tubuh Kristus (Ekklesia) yang ada di Bangsa Indonesia mulai berdiri di menara dan mendengar Tuhan berfirman. Kita percaya bahwa setiap firman dan janji Tuhan tidak akan bertangguh, dan kita hidup oleh iman dalam Tuhan
3. Kita juga harus terus berdoa untuk penjaga-penjaga menara, orang-orang yang menantikan Tuhan di ruang doa diberi ‘clarity’ (kejelasan, kejernihan – red.) yang dari Tuhan. Kita meminta Tuhan membuka mata, hati dan pikiran kita sehingga dapat mendengar Tuhan dengan jelas.
Kita meminta supaya Tuhan menggugurkan selaput dan kabut yang menutupi mata, hati, dan pikiran kita. supaya mendengar keputusan Tuhan yang lebih clear.
4. Kita berdoa sehingga mulai ada suara Tuhan, suara kebenaran, yang keluar dari mimbar-mimbar, ruang-ruang doa, Menara-menara penjagaan.
5. Kita sebagai tubuh Kristus berdoa dan mematahkan setiap kebohongan, manipulasi, berita yang tidak benar, yang seperti sihir yang membutakan setiap orang di Bangsa ini.
Sebagai gantinya, kita melepaskan suara kebenaran yang dari Tuhan, mata dan telinga yang jernih, hati dan pikiran yang bersih.
6. Kita juga berdoa supaya ada pesuruh-pesuruh cepat, para pembawa pesan yang memberitakan kabar baik dan kebenaran yang dari Tuhan di Bangsa Indonesia. Kita percaya bahwa kehendak Tuhan akan terjadi atas Bangsa Indonesia. Tidak akan tertangguh!
Tuhan sendiri akan datang dan memerintah atas bangsa ini.
Go through, Go through the gates! Prepare the way for the people; Build up, Build up the highway! Take out the stones, Lift up a banner for the peoples!
Isaiah 62:10 NKJV
King of Glory come to this nation, amen!

Leave a Reply